Minggu, 16 November 2014

AMAL ITU TERGANTUNG NIATNYA

Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh, Umar bin Al-Khathab radhiyallahu 'anhu, ia berkata : “Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu Karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya”.
Intisari
Hadits ini adalah Hadits shahih yang telah disepakati keshahihannya, ketinggian derajatnya dan didalamnya banyak mengandung manfaat. Imam Bukhari telah meriwayatkannya pada beberapa bab pada kitab shahihnya, juga Imam Muslim telah meriwayatkan hadits ini pada akhir bab Jihad.

Hadits ini salah satu pokok penting ajaran islam. Imam Ahmad dan Imam Syafi’I berkata : “Hadits tentang niat ini mencakup sepertiga ilmu.” Begitu pula kata imam Baihaqi dll. Hal itu karena perbuatan manusia terdiri dari niat didalam hati, ucapan dan tindakan. Sedangkan niat merupakan salah satu dari tiga bagian itu. Diriwayatkan dari Imam Syafi’i, “Hadits ini mencakup tujuh puluh bab fiqih”, sejumlah Ulama’ mengatakan hadits ini mencakup sepertiga ajaran islam.

Para ulama gemar memulai karangan-karangannya dengan mengutip hadits ini. Di antara mereka yang memulai dengan hadits ini pada kitabnya adalah Imam Bukhari. Abdurrahman bin Mahdi berkata : “bagi setiap penulis buku hendaknya memulai tulisannya dengan hadits ini, untuk mengingatkan para pembacanya agar meluruskan niatnya”.

Hadits ini dibanding hadits-hadits yang lain adalah hadits yang sangat terkenal, tetapi dilihat dari sumber sanadnya, hadits ini adalah hadits ahad, karena hanya diriwayatkan oleh Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam. Dari Umar hanya diriwayatkan oleh ‘Alqamah bin Abi Waqash, kemudian hanya diriwayatkan oleh Muhammad bin Ibrahim At Taimi, dan selanjutnya hanya diriwayatkan oleh Yahya bin Sa’id Al Anshari, kemudian barulah menjadi terkenal pada perawi selanjutnya. Lebih dari 200 orang rawi yang meriwayatkan dari Yahya bin Sa’id dan kebanyakan mereka adalah para Imam.

Pertama : Kata “Innamaa” bermakna “hanya/pengecualian” , yaitu menetapkan sesuatu yang disebut dan mengingkari selain yang disebut itu. Kata “hanya” tersebut terkadang dimaksudkan sebagai pengecualian secara mutlak dan terkadang dimaksudkan sebagai pengecualian yang terbatas. Untuk membedakan antara dua pengertian ini dapat diketahui dari susunan kalimatnya.
Misalnya, kalimat pada firman Allah : “Innamaa anta mundzirun” (Engkau (Muhammad) hanyalah seorang penyampai ancaman). (QS. Ar-Ra’d : 7)
Kalimat ini secara sepintas menyatakan bahwa tugas Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam hanyalah menyampaikan ancaman dari Allah, tidak mempunyai tugas-tugas lain. Padahal sebenarnya beliau mempunyai banyak sekali tugas, seperti menyampaikan kabar gembira dan lain sebagainya. Begitu juga kalimat pada firman Allah : “Innamal hayatud dunyaa la’ibun walahwun” à “Kehidupan dunia itu hanyalah kesenangan dan permainan”. (QS. Muhammad : 36)
Kalimat ini (wallahu a’lam) menunjukkan pembatasan berkenaan dengan akibat atau dampaknya, apabila dikaitkan dengan hakikat kehidupan dunia, maka kehidupan dapat menjadi wahana berbuat kebaikan. Dengan demikian apabila disebutkan kata “hanya” dalam suatu kalimat, hendaklah diperhatikan betul pengertian yang dimaksudkan.

Pada Hadits ini, kalimat “Segala amal hanya menurut niatnya” yang dimaksud dengan amal disini adalah semua amal yang dibenarkan syari’at, sehingga setiap amal yang dibenarkan syari’at tanpa niat maka tidak berarti apa-apa menurut agama islam. Tentang sabda Rasulullah, “semua amal itu tergantung niatnya” ada perbedaan pendapat para ulama tentang maksud kalimat tersebut. Sebagian memahami niat sebagai syarat sehingga amal tidak sah tanpa niat, sebagian yang lain memahami niat sebagai penyempurna sehingga amal itu akan sempurna apabila ada niat.

Kedua : Kalimat “Dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya” oleh Khathabi dijelaskan bahwa kalimat ini menunjukkan pengertian yang berbeda dari sebelumnya. Yaitu menegaskan sah tidaknya amal bergantung pada niatnya. Juga Syaikh Muhyidin An-Nawawi menerangkan bahwa niat menjadi syarat sahnya amal. Sehingga seseorang yang meng-qadha sholat tanpa niat maka tidak sah Sholatnya, walahu a’lam

Ketiga : Kalimat “Dan Barang siapa berhijrah kepada Allah dan Rosul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rosul-Nya” menurut penetapan ahli bahasa Arab, bahwa kalimat syarat dan jawabnya, begitu pula mubtada’ (subyek) dan khabar (predikatnya) haruslah berbeda, sedangkan di kalimat ini sama. Karena itu kalimat syarat bermakna niat atau maksud baik secara bahasa atau syari’at, maksudnya barangsiapa berhijrah dengan niat karena Allah dan Rosul-Nya maka akan mendapat pahala dari hijrahnya kepada Allah dan Rosul-Nya.

Hadits ini memang muncul karena adanya seorang lelaki yang ikut hijrah dari Makkah ke Madinah untuk mengawini perempuan bernama Ummu Qais. Dia berhijrah tidak untuk mendapatkan pahala hijrah karena itu ia dijuluki Muhajir Ummu Qais. Wallahu a’lam

sepak bola

A.    Sejarah Sepak Bola
Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina. Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.
Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari. Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah. Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.
B.    Pengertian Sepak Bola
Sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang pemain inti dan sebagian pemain cadangan. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia. Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.
Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya diijinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.
Peraturan pertandingan secara umum diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Dunia setiap empat tahun sekali.
C.    Teknik – Teknik Dasar Sepak
Untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula.
1.    Menendang ( kicking ),
2.    Menghentikan atau Mengontrol ( stoping ),
3.    Menggiring ( dribbling ),
4.    Menyundul ( heading ),
5.    Merampas ( tacling ),
6.    Lemparan Kedalam ( trow – in )
7.    dan Menjaga Gawang ( Goal Keeping )
Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepakbola antara lain:
1.    Menendang ( kicking )
Menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepakbola yang paling dominan. Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan ( passing ), dan menembak kearah gawang ( shootig at the goal ).
Dilihat dari perkenaan bagian kaki ke bola, menendang dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu Menendang dengan kaki bagian dalam, Menendang dengan kaki bagian luar, dan menendang dengan punggung kaki.
a.    Menendang dengan kaki bagian dalam.
Pada umumnya teknik ini digunakan untuk mengumpan jarak pendek.
Analisis geraknya adalah sebagai berikut :
    Badan menghadap sasaran di belakang bola.
    Kaki tumpu berada disamping bola kurang lebih 15 cm, ujung kaki menghadap sasaran, lutut sedikit ditekuk.
    kaki tending ditarik kebelakang, dan ayunkan ke depan.
    setelah terjadi benturan dilanjutkan dengan Follow trow, ( gerakan lanjutan ).

b.    Menendang dengan kaki bagian luar
Pada umumnya teknik menendang dengan kaki bagian luar digunakan untuk mengumpan jarak pendek.
Analisis geraknya sebagai berikut :
    Posisi badan dibelakang bola, kaki tumpu disamping belakang bola 25 cm, ujung kaki menghadap kesasaran, dan lutut sedikit ditekuk.
    kaki tendang berada di belakang bola, dengan ujung kaki menghadapkedalam.@ kaki tending ditarik kebelakang dan ayunkan kedepan.
    Perkenaan bola tepat di punggung kakibagian luar, dan tepat pada tengah  – tengah bola.
    Gerakan lanjutan kaki tending diangkat serong kurang lebih 45 derajat menghadap sasaran.
c.    Menendang dengan punggung kaki
Pada umumnya menendang dengan punggung kaki digunakan untuk menembak ke gawang atau shooting.
Analisis gerakanya sebagai berikut :
    Badan dibelakang bola sedikit condong kedepan, kaki tumpu diletakkan disamping bola dengan ujung kaki menghadap kesasaran, kaki sedikit ditekuk.
    Kaki tending berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadapkedepan / sasaran.
    Kaki tending tarik ke belakang dan ayunkan kedepan hingga mengenai bola.
    Perkenaan kaki pada bola tepat pada punggung kaki penuh dsan tepatpada tengah – tengah bola.
    Gerakan lanjut kaki tending diarahkan dan di angkat kearah sasaran.
2.    Menghentikan atau Mengontrol ( stoping ),
Menghentikan bola merupakan salah satu teknik dasar dalam permainan sepakbola yang penggunaanya bersamaan dengan teknik menendang bola. Tujuan menghentikan bola adalah untuk mengontrol bola, yang termasuk didalamnya adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan memudahkan untuk passing.
Analisis gerakanya sebagai berikut :
    Posisi badan segaris dengan datangnya bola.
    Kaki tumpu mengarah pada boladengan lutut sedikit ditekut.
    Kaki penghenti diangkat sedikit deengan permukaan bagian dalam kakidijulurkan kedepan segaris dengan datangnya bola.
    Bola menyentuh kaki persis dibagian dalam/mata kaki.
    Kaki penghenti mengikuti arah bola.Untuk teknik menghentikan bola masih terdapat banyak cara yang dapat dilakukan diantaranya yaitu menggunakan Punggung kaki, Paha, Dada, serta Kepala apabila memungkinkan.
3.    Menggiring ( dribbling ),
Pada dasarnya menggiring bola adalah menendang terputus – putus atau pelan, oleh karenanya bagian kaki yang dipergunakan dalam menggiring bola sama dengan bagian kaki yang dipergunakan untuk menendang bola. Menggiring bola bertujuan antara lain untuk mendekati jarak kesasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan.
Dibawah ini akan di jelaskan mengenai posisi tubuh saat menggiring bola dengan menggunakan kaki bagian dalam :
    Posisi kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang bola.
    Kaki yang digunakan untuk menggiring bola tidak ditarik kebelakang hanya
diayunkan kedepan.
    Diupayakan setiap melangkah, secara teratur bola disentuh/ didorong bergulir
kedepan.
    Bola bergulir harus selalu dekatdengan kaki agar bola dapat dikuasai
    Pada waktu menggiring bolakedua lutut sedikit ditekuk untuk mempermudah
penguasaan bola.
    Pada saat kaki menyentuh bola, pendangan ke arah bola dan selanjutnya melihat situasi kelapangan.
D.    Posisi Pemain
Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, (fullbacks), 2-4 orang pemain tengah, dan 1-4 orang penyerang. Penjaga gawang adalah satu-satunya pemain yang boleh menggunakan tangan untuk melindungi gawang dari serangan lawan. Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian yang berbeda dengan pemain lainnya. Pemain bertahan memiliki tugas utama untuk menghentikan serangan lawan. Pemain tengah biasanya terdiri dari pemain tengah penyerang yang bermain dekat dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang bermain dekat dengan pemain bertahan. Penyerang memiliki tugas utama untuk mencetak gol ke gawang lawan.
Posisi dasar pemain dapat mengalami modifikasi menjadi berbagai pola atau taktik permainan. Beberapa pola pemain yang sering digunakan dalam berbagai kejuaraan adalah 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering digunakan oleh sistem total footballBelanda dan Jerman Barat ).
E.    Lapangan Permainan
Untuk pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola internasional yang digunakan memiliki panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter. Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat berukuran dengan lebar 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter. Di bagian depan dari gawang terdapat area pinalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang. Area ini merupakan batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran mendapatkan hadiah tendangan pinalti atau tidak.

F.    Lama Pertandingan
Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua babak. Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti. Wasit dapat menentukan berapa waktu tambahan di setiap akhir babak sebagai pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang membutuhkan pertolongan, ataupun penghentian lainnya. Waktu tambahan ini disebut sebagai injury time atau stoppage time.
Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir). Pada akhir tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk menyelesaikan pertandingan. Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol saat perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu pertama akan keluar sebagai pemenang. Kedua sistem tersebut tidak lagi digunakan oleh IFAB.
G.    Pelanggaran Dalam Sepak Bola
Apabila pemain melakukan pelanggaran yang cukup keras maka wasit dapat memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah. Pertandingan akan dihentikan dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku. Kartu kuning merupakan peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara terus-menerus melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau tindakan, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau lemparan ke dalam. Pemain yang menerima dua kartu kuning akan mendapatkan kartu merah dan keluar dari pertandingan.
Pemain yang mendapatkan kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa digantikan dengan pemain lainnya. Beberapa contoh tindakan yang dapat diganjar kartu merah adalah pelanggaran berat yang membahayakan atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola dengan tangan untuk mencegah gol bagi semua pemain kecuali penjaga gawang , dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang, pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang melakukan hands ball di luar kotak penalti.
H.    Wasit dan Petugas Pertandingan
Dalam pertandingan profesional, terdapat 3 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan. Wasit memiliki peluit yang menandakan apakah saat berhenti atau memulai memainkan bola. Dia juga bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan.Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah bagian dari lapangan. Mereka membawa bendera dengan warna terang untuk menandakan adanya pelanggaran, bola keluar, ataupun offside. Biasanya mereka akan bergerak mengikuti posisi pemain belakang terakhir.
Petugas terakhir memiliki tugas untuk mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak. Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manajer tim dengan wasit. Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima untuk menentukan ketepatan keputusan wasit mulai digunakan.Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain berada dalam keadaan offside ketika mencetak gol.
I.    Kejuaraan Internasional
Kejuaraan sepak bola internasional terbesar ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA). Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali dan dimulai di Uruguay pada tahun 1930. Pencetus ide tersebut adalah Jules Rimet, seorang pengacara dan pengusahaPerancis yang terinspirasi setelah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.
Kompetisi international tertua di dunia adalah Copa America yang mempertandingkan tim-tim dalam wilayah Amerika Selatan setiap dua tahun sekali. Copa America pertama kali diadakan tahun 1916 dan diikuti oleh 10 negara yang akhirnya membentuk The South American Football Confederation (Conmebol). Untuk wilayah Amerika Utara, The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF) menyelenggarakan kompetisi internasional setiap empat tahun sekali yang disebut Piala Emas CONCACAF. Di kawasan Asia, termasuk Australia dan Timor Leste negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation (AFC), mengadakan kompetisi internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang disebut Piala Asia. Pada tahun 1960, kompetisi tingkat regional Eropa diadakan untuk pertama kalinya dengan nama European Nations' Cup yang kemudian disebut sebagai UEFA European Championship (Piala Eropa atau EURO). Di wilayah Oseania (meliputi Selandia Baru, dan berbagai Kepulauan Pasifik), kompetisi international setiap dua tahun dimulai sejak tahun 1996 disebut Piala Oseania. Untuk wilayah Afrika, kompetisi Piala Afrika mulai diadakan sejak 1957 di Khartoum.

BOLA VOLI

A.    Bola Voli
Bola voli adalah olahraga permainan yang dimainkan oleh dua grup berlawanan. Masing-masing grup memiliki enam orang pemain. Terdapat pula variasi permainan bola voli pantai yang masing-masing grup hanya memiliki dua orang pemain. Olahraga Bola Voli dinaungi FIVB (Federation Internationale de Volleyball) sebagai induk organisasi internasional, sedangkan di Indonesia di naungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).
B.    Sejarah Bola voli
Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat). William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942. YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah diajarkan oleh Yesus. Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris oleh George William. Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette. Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA, menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith. Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan. Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.
Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang. Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).
C.    Lapangan Permainan
Ukuran lapangan bola voli yang umum adalah 9 meter x 18 meter. Garis batas serang untuk pemain belakang berjarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan jaring). Garis tepi lapangan adalah 5 cm.








   
D.    Bola dan net
Bola tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga 280 gram. Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa). Sedangkan Ukuran tinggi net putra 2,43 meter dan untuk net putri 2,24 meter.
E.    Cara permainan
Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 orang pemain dan berlomba-lomba mencapai angka 25 terlebih dahulu. Dalam sebuah tim, terdapat 4 peran penting, yaitu tosser (atau setter), spiker (smash), libero, dan defender (pemain bertahan). Tosser atau pengumpan adalah orang yang bertugas untuk mengumpankan bola kepada rekan-rekannya dan mengatur jalannya permainan. Spiker bertugas untuk memukul bola agar jatuh di daerah pertahanan lawan. Libero adalah pemain bertahan yang bisa bebas keluar dan masuk tetapi tidak boleh men-smash bola ke seberang net. Defender adalah pemain yang bertahan untuk menerima serangan dari lawan.
Permainan voli menuntut kemampuan otak yang prima, terutama tosser. Tosser harus dapat mengatur jalannya permainan. Tosser harus memutuskan apa yang harus dia perbuat dengan bola yang dia dapat, dan semuanya itu dilakukan dalam sepersekian detik sebelum bola jatuh ke lapangan sepanjang permainan. Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 orang pemain dan mengusahakan untuk mencapai angka 25 terlebih dahulu untuk memenangkan suatu babak.
F.    Sistem Pertandingan
•    Sistem pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi yang terdiri dari 8 tim dan akan disitribusikan ke dalam 2 (dua) group, masing-masing group terdiri dari 4 (empat) tim.
•    Setiap tim terdiri dari 10 pemain meliputi 6 pemain inti yang bermain di lapangan dan 4 pemain cadangan.
•    Pergantian pemain inti dan cadangan pada saat pertandingan berlangsung tidak dibatasi.
•    Pertandingan tidak akan ditunda apabila salah satu atau lebih dari satu anggota tim sedang bermain untuk cabang olahraga yang lain.
•    Jumlah pemain minimum yang boleh bermain di lapangan adalah 4 orang.
•    Apabila di lapangan terdapat kurang dari 4 orang, maka tim yang bersangkutan akan dianggap kalah.
•    Setiap pertandingan berlangsung 3 babak (best of three), kecuali pada 2 babak sudah di pastikan pemenangnya maka babak ke tiga tidak perlu dilaksanakan.
•    Sistem hitungan yang digunakan adalah 25 rally point. Bila poin peserta seri (24-24) maka pertandingan akan ditambah 2 poin. Peserta yg pertama kali unggul dengan selisih 2 poin akan memenangi pertandingan.
•    Kemenangan dalam pertandingan penyisihan mendapat nilai 1. Apabila ada dua tim atau lebih mendapat nilai sama, maka penentuan juara group dan runner-up akan dilihat dari kualitas angka pada tiap-tiap set yang dimainkan.
•    Kesalahan meliputi:
    Pemain menyentuh net atau melewati garis batas tengah lapangan lawan.
    Tidak boleh melempar ataupun menangkap bola. Bola voli harus di pantulkan tanpa mengenai dasar lapangan.
    Bola yang dipantulkan keluar dari lapangan belum dihitung sebagai out sebelum menyentuh permukaan lapangan.
    Pada saat servis bola yang melewati lapangan dihitung sebagai poin bagi lawan, begitu juga sebaliknya penerima servis lawan yang membuat bola keluar dihitung sebagai poin bagi lawan.
    Seluruh pemain harus berada di dalam lapangan pada saat serve dilakukan.
    Pemain melakukan spike di atas lapangan lawan.
    Seluruh bagian tubuh legal untuk memantulkan bola kecuali dengan cara menendang.
    Para pemain dan lawan mengenai net 2 kali pada saat memainkan bola dihitung sebagai double faults.
•    Setiap team diwajibkan bertukar sisi lapangan pada saat setiap babak berakhir. Dan apabila dilakukan babak penetuan (set ke 3) maka tim yang memiliki nilai terendah boleh meminta bertukar lapangan sesaat setelah tim lawan mencapai angka 13.
•    Time out dilakukan hanya 1 kali dalam setiap babak dan berlangsung hanya 1 menit.
•    Diluar dari aturan yang tertera disini, peraturan permainan mengikuti peraturan internasional.
G.    Teknik Dasar Bola Voli
1.    Servis
Servis pada zaman sekarang bukan lagi sebagai awal dari suatu permainan atau sekedar menyajikan bola, tetapi sebagai suatu serangan pertama bagi regu yang melakukan servis. Servis terdiri dari servis tangan bawah dan servis tangan atas. Servis tangan atas dibedakan lagi atas tennis servis, floating dan cekis.
a.    Servis tangan bawah
-    Mula-mula pemain berdiri di petak servis dengan kaki kiri lebih ke depan dari kaki kanan.
-    Bola dipegang dengan tangan kiri.
-    Bola dilambungkan tidak terlalu tinggi,tangan kanan ditarik ke bawah belakang.
-    Setelah bola kira-kira setinggi pinggang,lengan kanan diayunkan lurus ke depan untuk memukul bola.
-    Telapak tangan menghadap bola dan tangan ditegangkan untuk mendapat pantulan yang sempurna, tangan dapat pula menggenggam.
b.    Tennis servis
-    Sikap persiapan dimulai dengan mengambil posisi kaki kiri lebih ke depan, kedua lutut agak rendah.
-    Tangan kiri dan kanan bersama-sama memegang bola,tangan kiri menyangga bola, tangan kanan di atas bola.
-    Bola dilambungkan dengan tangan kiri kira-kira setengah meter di atas kepala.
-    Tangan kanan ditarik ke belakang atas kepala, menghadap depan.
-    Lakukan gerakan seperti mensmesh bola, perhatian terpusat pada bola.
-    Lecutan tangan diperlukan pada saat perkenaan bola.
c.    Floating servis
-    Posisi kaki sama seperti tennis servis.
-    Tangan kiri memegang bola dan tangan kanan di samping setinggi pelipis.
-    Dengan tangan kiri bola di lambungkan sedikit ke samping kanan tidak terlalu tinggi.
-    Setelah bola melambung keatas setinggi kepala, tangan kanan dipukulkan pada bagian tengah bola.
-    Pukulan float dapat dilakukan dengan beberapa cara:
•    Dengan tumit tangan.
•    Dengan tangan, di saat ibu jari dilipat ke dalam dan menempel pada telapak tangan.
•    Memukul dengan tangan tergenggam.
-    Cekis
o    Sikap permulaan dengan mengambil sikap berdiri menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat ke jaring.
o    Bola dipegang tangan kiri dan kanan.
o    Saat bola dilambungkan, badan diliukkan sedikit ke belakang dan lutut ditekuk.
o    Kedua tangan dijulurkan ke arah samping bawah kanan dalam keadaan memegang bola.
o    Bola dilambung ke atas kepala dengan kedua belah tangan.
o    Setelah bola lepas, tangan kanan ditarik ke samping kanan bawah, liukkan badan ke kanan.
o    Berat badan ada di kaki kanan, telapak tangan menghadap ke atas.
o    Setelah bola ada pada jangkauan tangan,secepatnya bersama sama lengan, liukkan badan ke samping kiri
o    Perkenaan bola bagian bawah belakang bola,pukulan bola dibantu liukkan badan dan lecutan tangan.
2.    Macam-macam servis
•    Servis atas adalah servis dengan awalan melemparkan bola ke atas seperlunya. Kemudian server melompat untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari atas.
•    Servis bawah adalah servis dengan awalan bola berada di tangan yang tidak memukul bola. Tangan yang memukul bola bersiap dari belakang badan untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari bawah.
•    Servis mengapung adalah servis atas dengan awalan dan cara memukul yang hampir sama. Awalan servis mengapung adalah melemparkan bola ke atas namun tidak terlalu tinggi (tidak terlalu tinggi dari kepala). Tangan yang akan memukul bola bersiap di dekat bola dengan ayunan yang sangat pendek.
Yang perlu diperhatikan dalam service antara lain:
•    Sikap badan dan pandangan.
•    Lambung keatas harus sesuai dengan kebutuhan.
•    Saat kapan harus memukul bola.
3.    Passing
•    Passing Bawah (Pukulan/pengambilan tangan kebawah)
o    Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
o    Tangan dirapatkan, satu dengan yang lain dirapatkan.
o    Gerakan tangan disesuaikan dengan keras/lemahnya kecepatan bola.
•    Passing Ke atas (Pukulan/pengambilan tangan ke atas)
o    Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
o    Badan sedikit condong kemuka, siku ditekuk jari-jari terbuka membentuk lengkungan setengah bola.
o    Ibu jari dan jari saling berdekatan membentuk segitiga.
o    Penyentuhan pada semua jari-jari dan gerakannya meluruskan kedua tangan
o    Menggunakan gerakan kaki untuk menambah power



4.    Smash (spike)
Dengan membentuk serangan pukulan yang keras waktu bola berada di atas jaring untuk dimasukkan ke daerah lawan. Untuk melakukan dengan baik perlu memperhatikan awalan, tolakan, pukulan, dan pendaratan.
a.    Teknik smash
Teknik dalam permainan bola voli dapat diartikan sebagai cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan yang berlaku untuk mencapai suatu hasil yang optimal. Smash adalah suatu pukulan yang kuat di saat tangan kontak dengan bola secara penuh pada bagian atas, sehingga jalannya bola terjal dengan kecepatan yang tinggi, apabila pukulan bola lebih tinggi berada di atas net, maka bola dapat dipukul tajam ke bawah. Smash merupakan pukulan keras yang biasanya mematikan karena bola sulit diterima atau dikembalikan.
Spike adalah merupakan bentuk serangan yang paling banyak digunakan untuk menyerang dalam upaya memperoleh nilai suatu tim dalam permainan voli. Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa teknik smash atau spike adalah cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan untuk mencapai pukulan keras yang biasanya mematikan ke daerah lawan.
5.    Membendung (bloking)
Pengertian blok dalam permainan bola voli adalah sebuah usaha membendung serangan lawan yang berupa smash agar tidak menghasilkan poin. Dengan daya upaya di dekat jaring untuk mencoba menahan/menghalangi bola yang datang dari daerah lawan.
Sikap memblok yang benar adalah
•    Jongkok, bersiap untuk melompat.
•    Lompat dengan kedua tangan rapat dan lurus ke atas.
•    Saat mendarat hendaknya langsung menyingkir dan memberi kesempatan pada kawan satu regu untuk bergantian melakukan blok.
Blok ada dua macam
•    Blok tunggal adalah membendung bola yang dilakukan oleh satu orang pemain.
•    Blok ganda adalah membendung bola yang dilakukan oleh dua orang pemain atau lebih. Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan block ganda antara lain adalah memadukan langkah kaki dan kerjasama antar bloker dalam menentukan waktu lompatan dan arah pergerakan bola.
6.    Kedudukan pemain (posisi pemain)
Pada waktu service kedua regu harus berada dalam lapangan/di daerahnya masing-masing dalam 2 deret ke samping. Tiga deret ada di depan dan tiga deret ada di belakang. Pemain nomor satu dinamakan server, pemain kedua dinamakan spiker, pemain ketiga dinamakan set upper atau tosser, pemain nomor empat dinamakan blocker, pemain nomor lima dan enam dinamakan libero
7.    Kompetisi bola voli
Kompetisi Proliga merupakan kompetisi bola voli professional Indonesia yang diikuti oleh beberapa klub yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kisah keberanian Ali R.a dalam perang Uhud

Dalam perang Uhud, kaum muslimin mengalami sedikit kekalahan. Adapun penyebab utamanya adalah karena tidak mentaati Rasulullah SWA, sebagai mana yang telah dikisahkan di BAB I, kisah ke-2. Ketika itu kaum muslimin yang gugur syahid dan sebagian ada yang melarikan diri. Sedangkan Nabi saw terkepung oleh musuh-musuh kafir. Lalu mereka mengumumkan bahwa Nabi saw telah gugur. Berita ini membuat para sahabat R.hum merasa panik. Sebagian sahabat R.hum ada yang melarikan diri, ada pula yang lari kesana kemari dalam keadaan cerai berai.
Ali r.a.. bercerita, “ketika orang-orang kafir mengepung kaum muslimin, aku tidak melihat Rasulullah saw.. Aku segera mencari beliau diantara orang-orang yang masih hidup, tetapi tidak aku temukan. Lalu aku mencari diantara mayat para syuhada’, di sana pun tidak aku temukan. Tidak mungkin Nabi saw melarikan diri dari pertempuran, pikirku. Mungkin karena perbuatan kami, Allah marah kepada kami sehingga Allah mengangkat kekasih-Nya ke langit. Aku tidak dapat mengira-ngira kemungkinan lain tentang Nabi saw. Yang lebih baik dari itu. Aku segera mencabut pedang kemudian terjun ketengah-tengah pertempuran dengan perasaan bahwa aku akan gugur dalam pertempuran ini. Aku terus bertempur sehingga sebuah jalan terbuka di tengah kepungan itu. Pada saat itulah terlihat olehku Rasulullah saw. Bukan main gembira hatiku. Aku yakin Allah melindungi kekasih-Nya melalui para malaikatnya. Aku segera menjumpai beliau dan berdiri di sisinya. Tiba-tiba muncullah pasukan kafir Quraisy untuk menyerang Rasulullah saw. Beliau bersabda, “hai Ali, tahanlah mereka.” Aku langsung menghadapi mereka seorang diri dengan segenap keberanianku, sehingga sebagian dari mereka melarikan diri, dan lainnya dapat aku bunuh. Lalu datanglah pasukan kedua untuk menyerang Rasulullah saw. Beliau memberi isyarat kepadaku agar melawan mereka, maka aku lawan mereka seorang diri.”
Ketika peristiwa tersebut berlangsung, Jibril memuji keberanian Ali r.a.. Rasulullah saw bersabda, “sesungguhnya Ali adalah bagianku dan aku bagian dari Ali.” Ucapan beliau itu menunjukkan sempurnanya kesatuan. Dan jibril berkata, “aku dari kalian berdua.” (Qurratul-Uyun)
Faedah
Demikianlah teladan tentang keberanian. Dengan niat mengorbankan nyawanya,Ali r.a melawan pasukan orang-orang kafir sehingga dapat mengalahkankannya semata-semata demi melindungi Rasulullah saw. Dari satu sisi, terlihat betapa ketulusan cinta mereka terhadap Rasulullah saw.. dan di sisi lain, mereka mencontohkan tentang keberanian yang sempurna.



Fadilah Amal (hal.500)

Kisah Umar r.a

Umar Adalah seorang sahabat yang namanya menjadi kebanggaan kaum muslimin hingga hari ini. Karena semangat keimanannya, ia telah menggetarkan hati orang-orang kafir semenjak 1300 tahun yang laluhingga kini. Dahulu sebelum islam, ia sering mengganggu dan menyakiti orang-orang yang masuk islam. Bahkan ia pernah akan membunuh Nabi saw..
Suatu ketika, orang-orang kafir berembug diantara mereka, siapakah yang berani membunuh Nabi saw.. Umar segera menyahut, “aku yang akan membunuhnya.” Mereka berkata, “ya, kamu pantas melakukannya.” Umar pun segera menghunus pedangnya dan pergi untuk membunuh Rasulullah saw.. Di tengah perjalanan, ia menjumpai Sa’ad bin Abi Waqqash r.a., seorang sahabat dari kabilah zuhroh (riwayat lain menyebutkan nama lain). Sa’ad r.a bertanya, “akan ke mana kau, hai Umar?” jawab Umar, “aku akan membunuh Muhammad.” (Na’udzubillahi). Sa’ad r.a. menjawab “jika demikian, Banu Hasyim, Banu Zuhrah dan Banu Abdi Manaf tentu tidak akan berdiam diri, mereka pasti membalas membunuhmu.” Umar terkejut dengan ancaman itu. Umar berkata “ Tampaknya kamu telah meninggalkan agama nenek moyang kita. Jika demikian, kamu akan kubunuh lebih dahulu!” Setelah berkata demikian, Umar menarik pedangnya. Sa’ad r.a menyahut, “Ya, aku memang telah masuk islam!” Umar langsung menghunuskan pedangnya. Namun sebelum bertarung, Sa’ad berkata, “hai Umar, dengarlah terlebih dahulu kabar tentang rumahmu. Saudara perempuanmu dan iparmu juga telah masuk islam.” Mendengar hal itu, Umar sangat marah dan langsung pergi ke rumah saudara perempuannya.
Ketika itu, di rumah saudara perempuan Umar ada Khabbab r.a.. Dengan pintu terkunci, ia sedang mengajar suami istri itu membaca Al-Quran. Tiba-tiba Umar datang dan berteriak agar dibukakan pintu. Mendengan suara Umar, Khabbab r.a. segera bersembunyi dan meninggalkan lembaran suci Al-Quran. Lalu saudara perempuan Umar membukakan pintu. Tangan Umar yang memegang sesuatu langsung dipukulkan ke kepala saudara perempuannya hingga berdarah. Umar berkata, “kamu telah mengkhianati dirimu sendiri, kamu mengikuti agama yang buruk itu!” Dan Umar masuk ke dalam rumah dan bertanya kepada saudara perempuannya, “sedang apa kalian? Dan suara siapa yang kudengar tadi?” iparnya menjawab, “kami sedang mengobrol biasa.’” Umar bertanya, “apakah kamu telah meninggalkan agama nenek moyangmu dan masuk ke agama baru?” jawab iparnya, “bagaimana jika agama itu ternyata lebih baik?” mendengar itu, Umar langsung menarik janggut iparnya dan mendorongnya hingga jatuh, lalu Umar memukulinya sampai puas di atas tanah. Saudara perempuannya berusaha memisahkan mereka, tetapi wajahnya ditampar dengan keras oleh Umar sampai berdarah, padahal ia adalah saudaranya sendiri. Saudara perempuannya berkata, “hai Umar, apakah kami dipukuli hanya karena kami telah masuk islam? Memang kami telah masuk islam, apa saja yang ingin kamu lakukan kepada kami, lakukanlah!” Setelah itu, pandangan mata Umar tertuju pada lembaran-lembaran ayat Al-Quran yang yang tergeletak tertinggal begitu saja. Emosinya mulai mereda, ia merasa malu terasa sikapnya terhadap saudara perempuannya yang telah membuat wajahnya berdarah. Umar berkata, “Ya, sekarang katakanlah, apakah ini?” Saudara perempuannya menjawab, “Kamu tidak suci, dan lembaran ini tidak boleh disentuh oleh tangan yang tidak suci.” Umar pun mendesaknya, namun saudara perempuannya enggan memberikannya jika ia belum mandi dan berwudhu. Setelah mandi, Umar mengambil lembaran-lembaran tersebut dan membacanya. Ternyata di dalamnya berisi surat Thaahaa. Ia terus membacanya hingga ayat 14. Yang artinya
“Akulah Allah. Tiada Tuhan selain-Ku, maka sembahlah Aku, dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.”
Setelah membaca ayat-ayat tersebut, sikap Umar langsung berubah. Ia berkata, “sekarang pertemukanlah aku dengan Muhammad.” Mendengar hal itu, Khabbab r.a. segera keluar dari tempat persembunyiannya dan berkata, “Hai Umar, aku sampaikan kabar gembira untukmu. Kemarin pada malam kamis, aku mendengar Rasulullah saw, berdoa, “Ya Allah, kuatkanlah islam dengar Umar dan Abu Jahal, siapa saja dari keduanya yang lebih engkau sukai(karena kekuatan keduanya sangat terkenal). Dan sekarang telah diketahui bahwa doa Nabi saw, telah dikabulkan, yaitu dirimu.” Setelah kejadian itu, ia dipertemukan dengan Nabi saw, dan ia masuk Islam pada Jum’at Shubuh (Khashash)
Keislaman Umar r.a. merupakan pukulan berat bagi kafir Quraisy. Walaupun demikian, kaum muslimin masih sangat sedikit jumlahnya, sedangkan yang memusuhi mereka tidak hanya orang-orang kafir makkah, bahkan seluruh arab. Keislamannya telah menimbulkan kemarahan besar bagi kaum musyrikin, dan mereka semakin berusaha menghabisi kaum muslimin. Berbagai cara pun dicoba, tetapi kaum muslimin semakin berani, bahkan berani mendirikan shalat di Masjidil-Haram. Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata, “Keislaman Umar r.a. merupakan kemenangan bagi kaum muslimin, dan kekhalifahannya merupakan rahmat bagi kaum muslimin.” (Usudul-Ghabah)

Kisah islamnya bilal bin rabah al-Hamsyi R.a dan penderitaannya

Bilal al-habsyi adalah sahabat yang masyhur. Ia muadzin tetap masjid nabawi. Pada mulanya ia adalah seorang budak milik orang kafir, kemudian ia memeluk islam, yang menyebabkan ia banyak menrima berbagai siksaan.
Umayah bin khalaf adalah seorang kafir yang sangat memusuhi islam. Ia membaringkan bilal diatas padang pasir yang sangat panas diteri matahari seraya meletakkan batu besar di dadanya, sehingga bilal sulit bergerak sedikitpun. Lalu dikatakan kepadanya, “apakah kamu siap mati seperti ini atau tetap hidup dengan syarat kamu meninggalkan islam?” bilal tetap berkata. “Ahad, Ahad (hanya satu yang berhak disempah).” Pada malam hari hari, ia dirantai dan dicambuk terus menerus sehingga badannya penuh luka. Dan pada esok harinya, dengan luka itu ia dijemur kempali di padang pasir yang panas sehingga lukanya semakin parah. Tuannya berharap ia akan meninggalkan islam atau mati perlahan dengan cara tersebut. Orang yang menyiksa bilal r.a silih berganti. Kadang Abu Jahal atau Umayyah bin Khalaf, bahkan orang lain pun ikut menyiksanya. Setiap orang berusaha menyiksanya dengan dengan lebih berat. Ketika Abu Bakar r.a melihat itu, ia menebusnya dan segera memerdekakannya.
Faedah
Orang-orang arab musyrik telah menjadikan berhala sebagai sesembahan mereka. Dan sebagai lawannya, islam yang mengajarkan tauhid hanya kepada Allah SWT. Inilah yang menyebabkan dari lisan Bilal r.a selalu terucap “Ahad, Ahad.” Karena hubungan dan cintanya yang tinggi terhadap Allah SWT. Sekarang, kita banyak melihat cinta yang palsu. Seseorang yang dicintai tentu merasa nikmat bila disebut namanya. Kadang kala, tanpa tujuan yang jelas namanya akan disebut-sebut. Lalu bagaimana cinta terhadap Allah SWT.? Yang pasti akan berguna di dunia dan di akhirat. Cinta itulah yang membuat Bilal r.a. rela disiksa, sehingga penderitaan demi penderitaan menimpanya. Meskipun para pemuda kafir makkah menggiring dan menghinanya di jalan-jalan. Ia terus berkata , “Ahad..., Ahad.....!”  inilah kehidupan yang ia pernah alami sampai Nabi sa, menjadikannya sebagai muadzin yang selalu berkhidmad mengumandangkan adzan, baik ketika tinggal maupun ketika dalam perjalanan. Setelah Nabi saw. Wafat, ia tetap tinggal di Madinah Thayyibah. Hanya saja ia tidak tahan melihat tempat Nabi saw. Yang telah kosong, sehingga ia berniat menghabiskan sisa hidupnya untuk berjihad dan beberapa lama ia tidak akan kembali ke Madinah.
Suatu ketika ia bermimpi berjumpa dengan Rasulullah swa.. Beliau bersabda, “Wahai Bilal, betapa zhalimnya kamu, sehingga kamu tidak menziarahiku.” Begitu bangun dari mimpinya, ia segera pergi ke Madinah. Setibanya disana, Hasan dan Husain r.huma memintanya mengumandangkan adzan. Ia tidak dapat menolak permintaan orang-orang yang sangat dicintainya itu. Ketika mulai adzan, terdengarlah suara adzan seperti pada masa hidup Rasulullah saw.. Suara itu sanagat menyentuh hati orang-orang yang mendengarnya sehingga para wanita keluar dari rumah-rumah mereka dengan meneteskan air mata. Ia tinggal beberapa hari d Madina, lalu kembali ke Damsyi, dan wafat pada tahun ke-20 Hijriyah.
 

Himpunan Fadhilah Amal hal. 424

Senin, 10 November 2014

gendang beleq (musik lombokm tradisional yang memukau)

Gendang Beleq merupakan salah satu kesenian tradisional yang telah sangat lama berkembang dan dikenal dengan baik oleh masyarakat suku Sasak. Dalam perjalanannya, kesenian tradisional Gendang Bedeq telah mengalami pasang surut perkembangan. Bahkan, dengan perkembangan yang sangat pesat pada akhir-akhir ini, kesenian tradisional Gendang Beleq telah tumbuh kembali menjadi kesenian yang sangat populer pada seluruh lapisan masyarakat suku Sasak.

Kesenian Gendang Beleq telah hadir dengan fungsi  sebagai pelengkap kebudayaan serta menjadi salah satu sarana pengungkap makna-makna luhur kebudayaan. Pada sisi lain,  kesenian Gendang Beleq memiliki potensi yang sangat besar sebagai media pendidikan bagi masyarakat dan sebagi salah satu sumber devisa bagi negara yang dengan sendirinya dapat pula meningkatkan  taraf  hidup para seniman pendukungnya.

Nama kesenian Gendang Beleq diambil dari salah satu alat musik yang digunakan yaitu dua buah gendang berukuran besar dan panjang. Bentuk kesenian tradisional Gendang Beleq  yang kita temukan dewasa ini merupakan perkembangan bentuk karena pengaruh kesenian Bali yaitu Tawaq-Tawaq. Perubahan bentuk kesenian ini pertama kali terjadi sekitar tahun 1800 M, ketika Anak Agung Gede Ngurang Karang Asem memerintah di gumi Sasak.



Sebelumnya, kesenian Gendang Beleq hanya terdiri atas sebuah Jidur (gendang besar yang berbentuk beduq), sebuah gong dan sebuah suling. Demikian besar pengaruh kebudayaan Bali pada waktu itu, sehingga peralatan kesenian ini berkembang sesuai dengan alat yang digunakan pada kesenian tawaq-tawaq. Akan tetapi, agar tidak meninggalkan nilai-nilai Islam, para seniman suku Sasak pada waktu itu tetap mempertahankan bentuk gendang besar yang menyerupai beduq yang digunakan di masjid. Selain itu, jumlah personil yang digunakan pun dibatasi pada jumlah 13 atau 17 orang pemain. Bilangan ini menunjukkan bilangan rakaat dalam shalat. Demikian pula dengan tata cara memainkan alat ini merupakan implementasi dari pelaksaan shalat berjamaah dan tuntunan hidup bermasyarakat dengan nilai-nilai keislaman.


Sebuah grup gendang beleq biasanya terdiri dari 15 – 17 orang yang biasanya semua laki – laki. Gendang beleq sebenarnya merupakan salah satu instrumen yang ada pada tarian ini. Disebut gendang beleq karena salah satu musiknya adalah gendang beleq (gendang besar). Gendang beleq (gendang besar ) ini biasanya terbuat dari kulit sapi, besi tua dan kayu yang panjangnya bisa mencapai lebih dari satu meter dan disandang pada pundak dua pemain.

Pada umumnya gendang beleq (gendang besar) dicat hitam putih dengan pola kotak – kotak. Di Lombok kedua warna itu memang mempunyai arti simbolis. Hitam adalah lambang keadilan sedangkan putih adalah lambang kesucian. Selain itu, hitam juga diibaratkan sebagai bumi dan putih diibaratkan sebagai langit yang keduanya merupakan kekuatan yang harus selalu ada dalam kehidupan manusia.

Orkestra ini terdiri atas :
  1. Dua buah gendang beleq yang disebut gendang mama (laki – laki) dan gendang nine (perempuan) berfungsi sebagai pembawa dinamika.
  2. Sebuah gendang kodeq (gendang kecil)
  3. Duah buah reong yang terdiri dari reong mama dan reong nina berfungsi sebagai pembawa melodi
  4. Sebuah prembak beleq berfungsi sebagai alat ritmis
  5. Delapan buah prembak kodeq disebut juga copek, berfungsi sebagai alat ritmis
  6. Sebuah petuk berfungsi sebagai alat ritmis
  7. Sebuah gong besar berfungsi sebagai alat ritmis
  8. Sebuah gong penyelak berfungsi sebagai alat ritmis
  9. Sebuah gong oncer berfungsi sebagai alat ritmis
  10. Dua buah bendera, merah atau kuning disebut lelontek.
Tari gendang beleq merupakan tari perang walaupun tidak ada unsur perkelahian maupun senjata dalam tarian ini. Namun, setiap gerakannya menggambarkan kemaskulinan (kejantanan). Awalnya, gendang beleq berfungsi sebagai pengiring para ksatria yang akan maju ke medan perang maupun menyambut para pahlawan yang pulang dari medan perang. Selain itu Gendang beleq ini dulu dimainkan apabila ada pesta – pesta kerajaan. Disini digunakan payung agung. Sekarang fungsi payung ini ditiru dalam upacara perkawinan.



Dahulunya, gendang beleq adalah alat musik yang dianggap mempunyai tuah. Oleh karena itu, ada kepercayaan setempat yang mengatakan bahwa harus diadakan andang – andang ( sesajen) yang harus diberikan sebelum alat ini dimainkan. Sesajen ini biasanya beupa ayam kampung, beras, daun sirih dan masih banyak lagi.

Gendang beleq dapat dimainkan dengan berjalan atau duduk. Komposisi berjalan mempunyai aturan tertentu, berbeda dengan duduk yang tidak mempunyai aturan. Pada waktu dimainkan pembawa gendang beleq akan memainkannya sambil menari, demikian juga pembawa petuk, copek dan lelontek. Gerakan – gerakan dalam tarian ini pun sangat variatif tergantung penggunaannya. Tarian ini biasanya diciptakan sendiri oleh para pemainnya. Gerakan – gerakan akan berbeda setiap fungsi. Misalkan gerakan untuk penyambutan, gerakan untuk pertunjukan dan lomba – lomba antar kelompok maupun gerakan untuk meniringi arak – arakan acara pernikahan (nyongkolan).

Karena sifatnya yang atraktif, gendang beleq seringkali diadakan untuk mengiringi arak – arakan pengantin (nyongkolan) atau khitanan dan juga untuk menyambut tamu penting.